Jumat, 19 Februari 2016

Definisi Aplikasi menurut Para Ahli

Definisi aplikasi menurut para ahli:
Menurut Hendrayudi
Aplikasi adalah kumpulan perintah program yang dibuat untuk melakukan pekerjaan- pekerjaan tertentu.
Menurut Hengky W.Pramana
Aplikasi adalah suatu unit perangkat lunak yang dibuat untuk melayani kebutuhan akan beberapa aktivitas seperti system perniagaan, game palayanan masyarakat, periklanan, atau semua proses yang hamper dilakukan manusia.

Menurut Harip Santoso
Aplikasi adalah suatu kelompok file (Form, Class, Report) yang bertujuan untuk melakukan aktivitas tertentu yang saling terkait.
Menurut Ibisa
Aplikasi adalah alat bantu untuk mempermudah dan mempercepat proses pekerjaan dan bukan merupakan beban bagi penggunanya. Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket disebut sebagai suatu paket atau application suite.
Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehinggamemudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi.
Software aplikasi  adalah software program yang memiliki aktivitas pemrosesan perintah yang diperlukan untuk melaksanakan permintaan pengguna dengan tujuan tertentu. Software aplikasi terdiri dari : 
1.  Bahasa pemrograman (programming language) 
2.  Program aplikasi (Application Program) 
3.  Program paket / paket aplikasi (packet program)
4.  Program utilitas (utility program) 
5.  Games dan entertainment dan lain-lain 
Untuk mendukung operasi software aplikasi di atas tugas pengguna komputer dibagi menjadi : 
a.  analis system
b.  programmer
c.  operator 
d.  administrator database, yaitu orang yang bertugas melakukan definisi dan manipulasi software database. Ini dibutuhkan jika software yang dioperasikan akan menggunakan aplikasi database.
e. administrator jaringan, yaitu orang yang bertugas mengelola software system operasi, software aplikasi yang digunakan dalam sebuah jaringan komputer
  
Aplikasi Berbasis Desktop
Keunggulan

1.                  Dapat berjalan dengan independen, tanpa perlu menggunakan browser.
2.                  Tidak perlu koneksi internet, karena semua file yang diperlukan untuk menjalankan aplikasinya sudah terinstall sebelumnya.
3.                  Dapat dengan mudah memodifikasi settingannya.
4.                  Prosesnya lebih cepat.
Kekurangan

1.                  Apabila akan menjalankan aplikasi, harus diinstal terlebih dahulu di komputer.
2.                  Bermasalah dengan lisensi. Hal ini membutuhkan lisensi yang banyak pada setiap computer
3.                  Aplikasi tidak dapat dibuka di computer lain, jika belum diinstall
4.                  Biasanya memerlukan hardware dengan spesifikasi tinggi.


Fungsi dan Manfaat Daun Pepaya

Sebarkan Beberapa manfaat dari Daun Pepaya


AK99 – Berbicara mengenai pepaya, bukan hanya buahnya saja yang bermanfaat. Akar, batang, dan daunnya pun memiliki manfaat dalammengobati penyakit. Artikel kali ini akan membahas tentang ragam manfaat daun pepaya bagi kesehatan tubuh.
Daun pepaya memang dikenal pahit rasanya, namun di balik rasa pahit itu, terdapat berbagai manfaat yang baik bagi tubuh. Adapun beberapa manfaat daun pepaya bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut :
  1. Memperlancar ASI (Air Susu Ibu)
Daun pepaya muda yang diremas dan diletakkan di atas api hingga layu, kemudian ditempelkan pada sekeliling payudara (kecuali puting) dalam keadaan hangat, dipercaya dapat membantu memperlancar ASI.
  1. Obat Jerawat
Daun pepaya bisa dibuat menjadi masker, sebagai obat jerawat alami. Masker dapat dibuat dengan mengambil 2-3 lembar daun pepaya yang sudah tua, kemudian dijemur sampai dengan layu lalu dihaluskan. Campurkan dengan 30cc air bersih. Selain daun pepaya yang dibuat masker, getah pepaya dapat juga digunakan untuk mengobati jerawat, dengan mengoleskannya pada jerawat dan dilakukan rutin setiap hari sampai dengan jerawat sembuh.
  1. Melancarkan Pencernaan
Senyawa karpain pada daun pepaya dapat membantu membunuh mikroorganisme yang mengganggu fungsi pencernaan.
  1. Menambah nafsu makan
Daun pepaya yang masih segar dicampur dengan sedikit garam dan air hangat sebanyak 200 cc, kemudian dihaluskan menggunakan blender. Setelah itu, saring dan beri 2 sendok makan madu lalu diaduk dan dapat diminum untuk menambah nafsu makan.


  1. Mengobati demam berdarah
Daun pepaya juga diketahui ampuh dalam mengatasi demam berdarah. Siapkan daun pepaya muda (5 lembar) direbus dengan air setengah liter, tunggu hingga air sisa seperempat. Beri sedikit garam dan 2 sendok makan madu. Minum saat masih hangat, dan lakukan 3x sehari (pagi, sore dan menjelang tidur).

  1. Mengobati nyeri haid
Bagi wanita yang akan datang bulan/haid, dapat membuat minuman dari daun pepaya untuk mengobati nyerinya. Siapkan selembar daun pepaya muda, asam jawa, dan garam. Rebus bahan-bahan tersebut dengan air sebanyak 250 cc. Setelah mendidih, tambahkan 2 sendok makan madu, dan dapat diminum setelah dingin.

  1. Anti Kanker
Walaupun belum pasti, beberapa penelitian mengatakan bahwa daun pepaya dapat dikembangkan menjadi anti kanker. Daun pepaya diketahui memiliki Milky Latex (getah putih seperti susu) yang dapat digunakan sebagai anti kanker.

Itulah beberapa manfaat daun pepaya yang ternyata bisa digunakan sebagai obat pelawan penyakit dan tentunya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh. Jika ingin merasakan manfaat daun pepaya, jadikan daun pepaya sebagai salah satu menu makanan anda sehari-hari. Selamat mencoba semoga bermanfaat bagi anda..



Contoh membuat proposal penawaran program aplikasi (database alumni)

1. PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang
            Alumni merupakan produk dari suatu instituti pendidikan. Kualitas alumni menunjukkan kualitas dari institusi pendidikan tersebut. Fakta  ini semakin terasa khususnya untuk alumni SMA/SMK, dan Perguruan Tinggi. Hal ini karenakan alumni secara langsung akan bersentuhan dengan dunia kerja.
            Besarnya jumlah alumni tentunya akan sangat mewarnai kehidupan bangsa tercinta ini. Untuk membekali agar alumni memiliki kesiapan yang cukup dalam menghadapi kerja, institusi pendidikan mengupayakan beragam cara efektif dan efisien.
            Di sisi lain, pada dasarnya masalah alumni tidak hanya terletak pada kesiapan alumni tersebut dalam mengarungi dunia baru. Bagaimana menjaga hubungan baik antar alumni,maupun antar alumni dengan instittusi pendidikan. Umumnya, ketika seseorang alumnitelah lulus, hubungan ini menjdi renggang atau bahkan putus sama sekali. Tentunya tali silahturahmi yang tetap terjaga akan membawa banyak manfaat baik di sisis alumni maupun pihak institisi pendidikan. Berdasarkan kenyataa tersebut,maka perlu suatu institusi penidikn memiliki database alumni.  Database ini nantinya akan digunakan oleh suatu institusi dalam mengolah data alumni, sehinggan tercipta alumni-alumni yang berkualitas dengan tetap menjaga hubungan baik dengan institusi pendidikan tersebut.
Berdasarkan latar belakang di atas penulis mendapat gagasan untuk membuat program dengan judul
 “DATABASE  ALUMNI  UNTUK  INSTITUSI  PENDIDIKAN

1.2    Identifikasi Masalah
Mengidentifikasi masalah merupakan langkah pertama untuk mengetahui dari latar belakang kelemahan-kelemahan yang dihadapi dan batasan dari suatu sistem informasi yang sedang berjalan.
Adapun permasalahan yang dihadapi yaitu sebagai berikut :
1.  Belum Tersedianya program database  Alumni secara komputerisasi
2. Sulitnya untuk mendapatkan informasi tentang alumni suatu  institusi pendidikan
3.  Penggunaan teknologi computer yang belum maksimal.
1.3 Tujuan
1.    Menawarkan solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam bidang teknologi dan informasi
  2.   Informasi data alumni dapat diperoleh dengan mudah
3.  Pengisian dan penyimpanan database alumni tidak lagi secara manual
4.    Meningkatkan tali siahturrahmi antara alumni dengan alumni, alumni dengan staff pengajar
1.4       Ruang Lingkup
1.      Sistem kerja program hanya meliputi tentang database alumni
2.      program jejaring alumni ini di buat dengan  menggunakan aplikasi visual basic
3.      Proses pengisian data alumni hanya sebagai input data ke database  .
4.      Pengembangan  jejaring alumni dapat dilakukan dngan cara:
Mengaktifkan jejaring yang ada dengan tetap menjaga dan memelihara hubungan baik dengan alumni maupun kelompok alumni yang ada.

1.5    Metodologi
Dalam memperoleh data untuk menyusun data alumni, penulis menggunakan metode yaitu :
1.5.1        Studi Lapangan
Studi Lapangan adalah pengumpulan data yang secara langsung mempelajari sebuah sistem  yang berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi. Adapun studi lapangan yang penulis lakukan adalah dengan teknik :
 1.      Pengamatan (Observasi)
Yaitu dengan cara melakukan penelitian secara langsung pada instansi pendidikan. Mencari sumber, bahan-bahan  dan berbagai referensi lainnya guna mengkolaborasi berbagai data dengan berbagai konsep pembuatan program aplikasi yang telah ada.

2.      Dokumentasi (Documentation)
Dokumentasi yaitu penelitian yang dilakukan dengan pengumpulan data yang ada di suatu instansi pendidikan guna melengkapi data – data yang di butuhkan oleh tim.
1.5.2        Pemeliharaan
a.    Pemeliharan sistem secara adaptif yaitu pemeliharaan sistem secara  berkala tetapi dalam tahap awal pemakaian membutuhkan maintenence yaitu sebulan sekali kemudian setelah pemakaian selama kurang lebih 6 bulan maka hanya diperlukan maintenance yaitu 1 tahun sebanyak 2x pemeliharaan sistem.
b.      Pemeliharaan system secara koreksif yaitu pemelihran ystem dengan mengkoreksi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada saat sistem berjalan. Pemeliharaan korektif ini mencakup kondisi penting atau bahaya yang memerlukan tindakan segera. Kemampuan untuk mendiagnosa atau memperbaiki kesalahan atau malfungsi dengan cepat sangatlah berharga bagi perusahaan.
1.5.3        Pelatihan
a.       Pada tahap pertama ,administrator harus memahami Sistem informasi KHS Berbasis Web secara keseluruhan sebelum Sistem ini mulai dijalankan.
b.      Ditahap kedua yaitu setelah Sistem di terapkan ,Pada tahap ini pelatihan hanya dilakukan pada saat administrator menjalankan system atau dalam kata lain pihak instuktor hanya akan mengawasi selama 2-3 kali masa percobaan system.
1.5.4        Studi Pustaka
Studi pustaka adalah pengumpulan data dengan membaca buku-buku dan mempelajari sistem kerja yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi.
1.6      Waktu dan tempat kegiatan
NO
WAKTU
KEGIATAN
1
6 hari
Perencanaan dan analisa
2
12 hari
Desain dan pembuatan program
3
12 hari
Testing
4
14 hari
Training
5
1 tahun (2x)
Pemeliharaan
6
10 hari
Dokumentasi



1.7  Rincian biaya
       a.hardware dan software
NO
HARDWARE
SATUAN
HARGA SATUAN
TOTAL
1
LCD monitor
1
1.500.000
1.500.000
2
Motherboard+prossesor
1
555.000
555.000
3
hardisk
1
550.000
550.000
4
keyboard
1
65.000
70.000
5
Casing power up
1
140.000
140.000
6
mouse
1
70.000
70.0000
7
Windows 7 propesional
1
1.580.000
1.580.000
8
photoshop
1
1.205.000
1.205.000
1210.0000


       b.Biaya kegiatan
NO
KEGIATAN
BIAYA
SATUAN
1
Perencanaan dan analisis
200.000
/paket
2
Pemrograman
2.000.000
/paket
3
pengujian
150.000
/paket
4
pelatihan
300.000
/paket(6x)
5
pemeliharaan
300.000
/paket (2x)
6
dokumentasi
100.000
/paket
TOTAL

1.8  Konsep program

1.9 Penutup
Demikian  Proposal  Penawaran  Pembuatan  program apikasi database alumni dengan menggunakan visual basic, dibuat  sebenar-benarnya  sebagai  bentuk  kerja  sama
semoga bisa bermanfaat sebaik-baiknya. Atas kerjasamanya  kami ucapkan terima

kasih.

Selasa, 02 Februari 2016

Pentingnya Etika Profesi di Bidang IT



PENTINGNYA ETIKA DI BIDANG TI

Definisi Etika

Secara Etimologi, etika adalah berasal dari bahasa Yunani yaitu “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom).

Definisi Etika dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghin-dari hal-hal tindakan yang buruk.



Menurut Martin [1993], etika didefinisikan sebagai “the discipline which can act as the performance index or reference for our control system”. Etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control”, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok sosial(profesi) itu sendiri.



Suseno, 1987 Etika adalah suatu ilmu yang membahas tentang bagaimana dan mengapa kita mengikuti suatu ajaran moral tertentu atau bagaimana kita harus mengambil sikap yang bertanggung jawab berhadapan dengan pelbagai ajaran moral.



Bentuk Etika terbagi atas dua, yaitu :

1. Etika umum

Adalah etika yang membahas tentang kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia itu bertindak secara etis. Etika inilah yang dijadikan dasar dan pegangan manusia untuk bertindak dan digunakan sebagai tolok ukur penilaian baik buruknya suatu tindakan.



2. Etika khusus

Adalah penerapan moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus misalnya olah raga, bisnis, atau profesi tertentu. Dari sinilah nanti akan lahir etika bisnis dan etika profesi (wartawan, dokter, hakim, pustakawan, dan lainnya).



Macam-macam Etika

1. Etika Deskriptif

Etika yang menelaah tentang sikap dan perilaku manusia serta perbuatan apa yang telah dilakukan sebagai sesuatu yang bernilai.

2. Etika Normatif

Merupakan etika yang menggambarkan sikap dan perilaku ideal yang dimiliki oleh seseorang. Etika normatif dapat berupa norma-norma/ aturan yang dapat menunutun seseorang untuk berbuat baik dan menjauhi hal-hal yang buruk.




Jenis-jenis Etika



1. Jenis pertama, yaitu etika dipandang sebagai cabang filsafat yang khusus membicarakan tentang nilai baik dan buruk dari perilaku manusia.

2. Jenis kedua, yaitu etika dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang membicarakan baik buruknya perilaku manusia dalam kehidupan bersama.

3. Jenis ketiga, etika dipandang sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat normatif, dan evaluatif yang hanya memberikan nilai baik buruknya terhadap perilaku manusia. Dalam hal ini tidak perlu menunjukkan adanya fakta, cukup informasi, menganjurkan dan merefleksikan. Definisi etika ini lebih bersifat informatif, direktif dan reflektif.




Definisi Profesionalisme



Berhubung banyak orang yang bingung dengan istilah profesi, profesional, dan profesionalisme yang hampir dipakai secara global dalam segala aspek kehidupan, berikut ini definisi dari istilah tersebut :



Profesi adalah pekerjaan atau bidang pekerjaan yang menuntut pendidikan keahlian intelektual tingkat tinggi dan tanggung jawab etis yang mandiri dalam prakteknya.



Profesional adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang. Pekerjaan profesional memiliki unsur utama atau yaitu keahlian, tanggung jawab, dan norma yang mengatur kegiatan pelakunya.



Profesionalisme

Soedijarto (1990:57) mendefinisikan profesionalisme sebagai perangkat atribut-atribut yang diperlukan guna menunjang suatu tugas agar sesuai dengan standar kerja yang diinginkan. Dari pendapat ini, sebutan standar kerja merupakan faktor pengukuran atas bekerjanya seorang atau kelompok orang dalam melaksanakan tugas.

Sementara itu Philips (1991:43) memberikan definisi profesionalisme sebagai individu yang bekerja sesuai dengan standar moral dan etika yang ditentukan oleh pekerjaan tersebut.



Secara umum ciri-ciri profesionalisme pada bidang informasi teknologi ( IT ) adalah :

1. Memiliki kemampuan dan ketrampilan dalam bidang pekerjaan IT.

2. Memiliki wawasan yang luas.

3. Memiiliki kemampuan dalam analisa dan tanggap terhadap masalah yang terjadi.

4. Mampu berkerjasama dan dapat menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan kerja

5. Dapat menjaga kerahasian dari sebuah data dan informasi

6. Dapat menjunjung tinggi kode etik dan displin etika.



Definisi TSI

Teknologi Sistem Informasi (TSI) adalah suatu sistem pengolahan data keuangan dan pelayanan jasa perbankan secara elektronis dengan menggunakan sarana komputer, telekomunikasi, dan sarana elektronis lainnya.

Jadi, berdasarkan definisi yang telah dijelaskan sebelumnya Etika dan Profesionalisme TSI adalah sikap/ perilaku seseorang sebagai individu yang bekerja sesuai standar moral dan etika yang telah ditetapkan/diberlakukan dalam menggunakan teknologi sistem informasi.



WHY

Alasan mengapa seseorang harus memiliki etika dan prosesinalisme adalah agar terhindar dari sikap atau perbuatan yang dapat melanggar undang-undang, norma-norma yang ada di lingkungan masyarakat. Tidak hanya itu manusia yang memiliki etika baik maka akan mendapat perlakuan yang baik dari orang lain, etika dalam teknologi informasi ditujukan untuk :

1. Mampu memetakan permasalahan yang timbul akibat penggunaan teknologi informasi itu sendiri.

2. Mampu menginventarisasikan dan mengidentifikasikan etikan dalam teknologi informasi.

3. Mampu menemukan masalah dalam penerapan etika teknologi informasi





Tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi adalah:

1. Standar‐standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya

2. Standar‐standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema‐dilema etika dalam pekerjaan

3. Standar‐standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi‐fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan‐kelakuan yang jahat dari anggota‐anggota tertentu

4. Standar‐standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral‐moral dari komunitas, dengan demikian standar‐standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya

5. Standar‐standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi

Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang‐undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya

Software engineer (IT profesional) memiliki komitmen yang tinggi untuk menjaga agar profesinya adalah profesi yang bermanfaat bagi masyarakat dan merupakan profesi yang terhorma, oleh karena itu Kode Etik perlu diterapkan oleh setiap individu software engineer.



WHEN



Etika dan profesionalisme TSI bukan hanya digunakan saat sedang melakukan sebuah proyek yang akan dijalankan melainkan juga etika dan profesionalisme itu sendiri harus dijalankan setiap waktu pada saat yang tepat. Sebuah pertanggung jawaban dari suatu etika dan profesionalisme haruslah nyata.



WHO



Setiap orang yang hendak menggunakan teknologi sistem informasi tertentu harus mempertimbangkan untuk menggunakan etika dan profesionalisme TSI, sehingga pengguna etika dan profesionalisme TSI ini adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Semua elemen di suatu ligkungan kerja ini harus sadar dan bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika.

Secara umum, pekerjaan di bidang teknologi informasi setidaknya terbagi dalam 3 kelompok sesuai bidangnya.



Kelompok Pertama, adalah mereka yang bergelut di bidang perangkat lunak (software). Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan- pekerjaan seperti:
Sistem analis, merupakan orang yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan.
Programer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan ranc angan sistem analis, yaitu membuat program ( baik aplikasi maupun sistem operasi) sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya.
Web designer, merupakan orang yang melakukan kegiatan perenc anaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
Web Programmer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan ranc angan web designer, yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya dan lain- lain

Kelompok kedua, adalah mereka yang bergelut di bidang perangkat keras (hardware). Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan- pekerjaan seperti:
Technical engineer, sering juga disebut teknisi, yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer
Networking Engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya dan lain-lain

Kelompok ketiga, adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan seperti :
EDP Operator, adalah orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.
System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem, melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem